Membedakan Apa Itu Ekonomi Makro Dan Ekonomi Mikro - Wenamoyo.com

Terbaru

Kamis, Juni 18, 2020

Membedakan Apa Itu Ekonomi Makro Dan Ekonomi Mikro

Membedakan Apa Itu Ekonomi Makro Dan Ekonomi Mikro
Perbedaan ekonomi makro dan mikro bisa dilihat dari berbagai sisi. Ekonomi merupakan sebuah ilmu yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mulai dari manajemen, keuangan, marketing, hingga mekanisme pasar semuanya sangat berkaitan dengan kehidupan manusia.

Dari sekian banyak cabang ekonomi, masyarakat masih sering dibuat bingung dengan perbedaan antara ekonomi makro dan mikro. Lantas, apa perbedaannya? Berikut informasi selengkapnya dilansir dari laman akseleran:

Ekonomi Mikro

Ekonomi mikro merupakan cabang ilmu ekonomi yang mempelajari tentang variabel dalam lingkup ekonomi yang lebih kecil. Contohnya perusahaan, perilaku konsumen, permintaan, dan lain sebagainya. Ekonomi mikro berupaya menemukan faktor-faktor apa yang berkontribusi dari sebuah keputusan, dan apa dampak pilihan ini terhadap pasar umum.

Ekonomi Makro

Sedangkan ekonomi makro merupakan studi holistik tentang struktur, perilaku, kinerja, proses pengambilan keputusan ekonomi di tingkat nasional. Ekonomi makro berupaya memahami perubahan dalam Produk Domestik Bruto (GPD) negara, ekspektasi inflasi dan inflasi, pengeluaran, penerimaan dan pinjaman pada tingkat pemerintah (kebijakan fiskal), pengangguran, dan kebijakan moneter. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui keadaan ekonomi secara keseluruhan.

Perbedaan Utama Ekonomi Mikro dan Makro

Secara garis besar, ekonomi mikro dan makro sebenarnya mengeksplorasi elemen yang sama dengan sudut pandang yang berbeda. Perbedaan utamanya ialah:
  • Ekonomi makro berupaya menemukan perspektif umum, di tingkat nasional, sementara ekonomi mikro berfokus pada perspektif individu, di tingkat konsumen.
  • Meskipun penawaran dan permintaan berlaku untuk kedua bidang ekonomi, ekonomi mikro didasarkan pada tren pembeli dan penjual, di mana ekonomi makro berfokus pada berbagai siklus ekonomi, seperti siklus utang jangka pendek dan jangka panjang, dan siklus bisnis.
Ruang Lingkup Ekonomi Mikro

Seperti yang diketahui jika ekonomi mikro berfokus pada hal yang lebih rinci dan spesifik dibanding ekonomi makro. Adapun yang meliputi ekonomi mikro diantaranya:

1. Teori Harga

Teori ini merupakan awal dari proses pemrintaan dan penerimaan suatu barang ataupun jasa. Contohnya, sebelum menentukan sebuah harga barang ada baiknya melakukan riset pasar terlebih dahulu tentang harga yang dipilih untuk barang atau jasa yang ditawarkan.

2. Teori Produksi

Berbeda dengan ekonomi makro yang tidak memiliki teori produksi. Teori produksi dilakukan agar pendapatan, pengeluaran dan peresentase laba yang di dapat jelas.

3. Teori Distribusi

Teori ini membahas tentang pengeluaran yang dikeluarkan oleh badan usaha untuk kebutuhan seperti pembayaran upah maupun gaji kepada karyawan yang telah selesai mengerjakan tugasnya.

Ruang Lingkup Ekonomi Makro

Ekonomi makro membahas hal-hal yang berkaitan dengan inflasi dan deflasi. Adapun beberapa kebijakan yang ada di ruang lingkup makro diantaranya:

Kebijakan Fiskal

Kebijakan ini mengatur tentang pendapatan dan pengeluaran dari suatu negara. Misal dari pajak yang dibebankan kepada setiap warga negara. Selain itu, pendapatan negara juga dapat dihasilkan dari hal diluar dari non-pajak seperti denda, lelang, gratifikasi dan pemberian dari negara lainnya. Sedangkan untuk pengeluaran, contohnya saat negara melakukan impor suatu barang dari luar negeri.

Kebijakan Moneter

Kebijakan moneter ini adalah kebijakan yang memiliki fungsi untuk mengukur sebanyak apa dana yang dikeluarkan oleh bank sentral yang ada di Indonesia terhadap masyarakat Indonesia.

Kebijakan Segi Penawaran

Kebijakan ini berfungsi untuk menyeimbangkan neraca keuangan dalam perusahaan maupun negara.

Efek Ekonomi Makro pada Mikro

Dilansir dari laman accurate, mengatakan jika bank sentral negara itu memotong suku bunga (dampak makro) sebesar 100 basis poin (100 bps = 1%), ini akan menurunkan biaya pinjaman bank umum. Hal ini, pada gilirannya, membantu penurunan suku bunga simpanan mereka, yang memberi ruang untuk menurunkan suku bunga kredit, dan kepada individu dan bisnis. Hal ini mengakibatkan meningkatnya pinjaman dan menciptakan iklim investasi yang lebih besar , dan membantu bisnis berinvestasi dalam aset, proyek, dan rencana ekspansi.

Efek Mikro pada Makro

Kondisi ekonomi mikro adalah salah satu dari banyak faktor yang menentukan kebijakan ekonomi makro.

Tidak ada komentar:

Halaman